Viewer discretion is advised.

Wednesday, September 15, 2004

And you wonder why Malay dailies are selling poorly

I just don't understand why Malaysian journalists go out of their way to turn their article into a chapter of Chicken Soup for the Soul. Here's a few gems from Nurulhisham Abdul Latiff over there at the Berita Harian when he's writing about that cube-faced Sasha:


Namun, bagaikan darah yang mengalir dalam dirinya, seni tidak dapat dipisahkan dengan dirinya.
Sangkanya, kepulangan ini tidak akan diberikan perhatian, namun Sasha akhirnya sedar, dia masih diperlukan.
Dari situ dia tahu, dunianya adalah dunia seni.
Kini [Sasha's brother, Zain] tahu, muzik sudah begitu kuat merasuk dalam dirinya dan dia teringin menjadikan bidang itu sebagai kariernya.


Please excuse me while I go to the toilet and barf.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home